Dibaca: Memuat...
Mekar di Atas Retakan
Karya: Siti JahraAku bagai tanah gersang yang terus mereka injak,
cacian kejam membakar membuat malam kian senyap.
Beribu fitnah sengaja ditebar pada setiap jejak,
berharap seluruh asaku hancur lalu melenyap.
"Kau takkan pernah mampu," bisik mereka merendahkan,
dinding dadaku retak dihantam badai hinaan.
Namun, perih mendalam tak membuat tekadku mundur,
kujadikan rasa sakit sebagai pupuk jiwa pantang hancur.
Setiap luka kini menjelma akar sangat kuat,
merambat perlahan menembus cadas hitam yang keras.
Aku menolak kalah dari derita yang menyengat,
terus melangkah maju meniti jalan lurus.
Lihatlah hari ini pada retakan masa lalu,
kuncup ketabahan menjelma bunga mekar menawan.
Hinaan mereka kini menjadi lentera pemandu yang baru,
buah perjuangan lahir begitu anggun dan berkesan.
Banjarmasin, 27 Juli 2026