Selesai Dengan Sunyi
Karya: Sheltiano Putri LapihuDulu aku bersahabat dengan sunyi
Berbicara seakan dia mendengarkan
Menangis seakan dia menenangkan
Dan marah seakan dia meredakan
Kutanya pada sunyi "kenapa harus aku"?
Seseorang telah menghancurkan hatiku
Tapi kini kurapikan serpihan hati itu
Walau bingung mau di apakan
Sunyi bisakah engkau
Bersuara?
Buatlah aku mendengarkan bisikan mu
Setidaknya aku memilikimu
Dengan lemas aku terbaring
menatap tirai putih yang tertiup angin
Debu menari di celah cahaya
Pertanda apakah ini?
Lalu Terdengar kicauan burung
Membuat sunyi terdengar merdu
Seakan sunyi itu hidup
Dan Suara itu mengisi dadaku
Seakan Mendorongku untuk ikut bernyanyi
Ternyata sunyi, kita tidak lagi bersama
Mereka mengajarkan ku untuk bersuara
Seolah membangkitkanku dari resah hati ini
Terimakasih sunyi aku harus pergi
Terimakasih telah menjadi tempat sandaranku
Mungkinkah kita bertemu sesaat ataukah tidak sama sekali.
Kupang, 29 juli 2026