Di Ambang Batas
Karya: Sarah JanuaDerasnya air mata, membasahi pipi merona
Bagaikan hujan, yang tak kunjung mereda
Tempat impian mati sebelum nyata
Jauh di ujung sana, jalan keluar telah tiada
Di kala semangat terus runtuh
Akal kian tak utuh
Bendungan air mata pun runtuh
Diri yang semula tangguh
Kini amat rapuh
Kecewa...teramat sungguh
Ketika harapan tak kunjung datang
Hati menolak untuk lapang
Waktu yang terasa kian membentang
Menusuk pikiran, sampai di ambang keputusasaan
Enyahlah kau, mimpi semu
Leburlah, dikau bersama waktu
Jakaarta, 15 Juli 2026