Menerima Lalu Memaafkan
Karya: SandraAku tumbuh di tengah retakan,
belajar diam saat seharusnya bertanya.
Belajar kuat saat seharusnya dipeluk.
Belajar jadi dewasa sebelum waktunya.
Ada luka yang tidak terlihat,
tersimpan rapi di balik "aku baik-baik saja".
Ada malam yang panjang,
tempat aku berjanji kepada diri sendiri:
"Nanti, kalau aku punya rumah, aku tidak akan membuat orang di dalamnya takut pulang."
Aku tidak menyalahkan siapa-siapa.
Karena dari keluarga yang patah itulah,
aku diajari cara merakit diri sendiri.
Diajari kalau cinta tidak selalu sempurna, tapi bisa diperbaiki.
Luka tidak memintaku mati.
Ia hanya mengajariku,
bahwa akar paling kuat
lahir dari tanah yang pernah gersang.
Sekarang aku belajar menanam,
di tanah yang dulu melukaiku.
Menyiramnya dengan maaf,
memupuknya dengan harapan.
Agar kelak, dari luka ini,
tumbuh rumah yang tidak lagi menggigil.
Palembang, 11 Juli 2026