Sulung di Bawah Chandra
Karya: Riski Wahyu PratamaMalam menyelimuti graha yang sunyi,
Chandra menatap nestapa yang kusembunyi.
Empat saudara, aku yang tertua,
Menjaga adik saat sunyi mengganti peluk.
Graha ini rindu tanpa peluk hangat,
Dinding bisu menyimpan tangis yang pekat.
Aku sulung, aku pria, aku baswara,
Menahan prahara agar adik tak nestapa.
Namun dari duka, akar tumbuh perlahan,
Cakrawala menyulam cita jadi kekuatan.
Bayu malam berbisik lembut di telinga,
"Kau akan mekar, walau tanpa cahaya."
Malam mencatat setiap air mata,
Menjadikannya pupuk bagi jiwa yang purna.
Aku tumbuh, bukan karena asmara,
Tapi karena duka kuubah jadi puspa.
Bandar Lampung, 15 juli 2026