Paulina Nona Rista - Hikayat Lorong Yang Sunyi (OSN 3.7)

📅 14 Juli

Hikayat Lorong Yang Sunyi

Karya: Paulina Nona Rista


Ada kesunyian malam tertanam di dada, meninggalkan jejak, menyisakan dinding trauma.
Kau menyebutnya cahaya yang menerangi paksa,
namun waktu membacanya dengan damai sebagai cara menemani dunia; membelah diri, menelan sunyi, sebelum melahirkan rupa.

Remang nasib pernah mengira aku mati, saat angin meniup, setiap lorong memberi jalan untuk diri.
Namun jejak ini adalah bahasa rintik hujan, ia tidak datang untuk meninggalkan, melainkan menghapus sisa tinta masa silam.

Kini, dinding trauma beralih rupa menjadi akar.
Mereka menjalar erat, menembus malam yang tegar.
Setiap goresan adalah ventilasi cahaya, tempat angin meniup dan menghidupkan doa.

Lihatlah ujung gang ini menantang langit, jejak yang tumbuh perih dan sayatan yang sakit.
Aku adalah sebuah lorong yang memberikan cahaya, membuktikan bahwa sebaik-baiknya dunia berubah, adalah dengan memeluk diri yang sunyi nan rapuh hingga luka itu pulih.


Maumere, 12 Juli 2026