Pengamat Tanpa Jejak Luka
Karya: Paskah Aprindah Sitompul
Derai hujan menyeka ratap kalbu,
Membangkitkan kelesa di relung masa lalu.
Aku terdampar menantang pancaroba,
Dihempas realitas ke dalam kobaran api amka.
Lalu hadir engkau, sang pengamat tanpa jejak luka,
Kau bertakhta di menara, menabur vonis sinis tanpa iba.
Kau menudingku sebagai nakhoda tak berotak,
Terdampar tanpa ambisi di dalam sangkar kotak.
Kau mengira aku tak pernah merajut harap dan asa,
Padahal ribuan kali aku berlari membelah angkara, mengejar masa depan yang kuasa.
Kau berhak menjulukiku seorang penjudi tegar,
Yang menggadaikan sisa nyawa pada nasib yang samar.
Seandainya, walau hanya sedetik dalam kejapan mata,
Engkau ditakdirkan bertukar peran menanggung lukaku yang menganga,
Demi langit, hatimu yang rapuh itu takkan sanggup bertahan lama!
Rantai ragu kularung jauh membelah angkasa,
Dari robekan luka, kurengkuh bangkitnya asa.
Samarinda, 24 Juli 2026
Paskah Aprindah Sitompul - Pengamat Tanpa Jejak Luka (OSN 3.7)
📅 24 Juli