Kenapa Harus Aku?
Karya: NabilaDi antara riuh tawa yang tak pernah utuh.
Aku berdiri menatap retak di dinding rumah.
Menahan perih yang diam-diam tumbuh.
Menjadi saksi bisu dari sebuah cerita pasrah.
Kenapa harus aku? batinku menjerit pilu.
Memikul beban dari masa lalu yang kelabu.
Menerima takdir sebagai anak yang terpilih.
Tumbuh kuat di antara sisa-sisa kasih yang perih.
Keluarga yang seharusnya menjadi tempat teduh.
Kini menjelma badai yang membuatku jatuh.
Namun dari setiap kepingan luka yang tersisa.
Aku belajar merajut harapan dan doa.
Kini kutemukan arti sebuah ketahanan diri.
Berdiri tegak memeluk hati yang pernah tersakiti.
Dari akar keluarga yang rapuh dan terluka.
Aku tumbuh menjadi bunga yang tegar merengkuh semesta.
Singkawang, 4 Juli 2026