Hirauan kecil yang berimbas besar.
Karya: Mutiari RahmadhaniMati kutu memantau lembayung sore.
Desiran ombak yang menyambut kepulangan jiwa.
Menyapa dengan percikan air yang menyadarkan.
Lembayung hangat memeluk rasa.
Kala mata terpejam prahara melontar dikepala.
Menangkis kepedulian jiwa.
Senandika sirna oleh waktu.
Gema tak surut dari kepala.
Lenggang menyisakan Pradipta Wijaya.
Senandung jiwa kembali tiba.
Melepas sirna kata luka.
Melambung tinggi candramawa jiwa.
Melesat layaknya lumba-lumba.
Mengganti sirna gema yang ada.
Harsa kini kembali berwarna sempurna.
Fokus pada jiwa yang ada.
Bandar Lampung, 21 Juli 2026