Tumbuh dari Luka
Karya: Marsyela Herlyn Gracia FanggidaePernah kubangun harapan
di atas jembatan rapuh bernama percaya.
Sekali badai datang,
segala doa luruh bersama senja.
Aku menjadi sunyi,
menjahit malam dengan benang air mata,
hingga waktu mengajariku
bahwa kehilangan bukan akhir perjalanan.
Luka memang tidak pernah meminta izin,
tetapi darinyalah keberanian bertunas.
Retak pada jiwa menjadi celah
bagi cahaya untuk menemukan jalan pulang.
Kini aku menanam sabar
di ladang yang dahulu dipenuhi kecewa,
lalu memanen ikhlas
dengan tangan yang pernah gemetar.
Jika hidup kembali menghadiahkan duka,
aku tidak lagi memohon jalan yang mudah.
Biarlah langkahku ditempa hujan,
sebab akar paling kuat
lahir dari tanah paling keras.
Aku tumbuh dari luka,
bukan untuk membalas dunia,
melainkan membuktikan bahwa hati yang pernah hancur
masih mampu mencintai,
mengampuni, dan bermekaran menjadi cahaya bagi sesama.
Rote,10 Juli 2026