SUNYI UNTUK TUMBUH
Karya: Ma'rifatul Auliya'Aku pernah menjadi langit tanpa cahaya
Menyimpan badai dalam diam yang lama
Retak yang tak terlihat oleh mata
Namun perlahan mengajariku dewasa
Aku pernah jatuh dalam kehilangan
Memeluk luka tanpa suara sendirian
Mengumpulkan serpihan diri yang berserakan
Serta hati yang hampir menyerah
Namun aku belajar dari waktu
Bahwa patah tak selalu berakhir semu
Sebab akar akan tetap tumbuh menuju cahaya
Meski lahir dari tanah yang penuh luka
Kini aku berdiri membawa bekas luka yang sama
Bukan sebagai kenangan atas luka
Melainkan sebagai tanda bahwa aku pernah jatuh
Namun menemukan jalan untuk tumbuh kembali
Barabai, 13 Juli 2026