Maria Asumta Y. Korebima - Berbunga dari Irisan Luka Kalbu (OSN 3.7)

📅 22 Juli
Berbunga dari Irisan Luka Kalbu
Karya: Maria Asumta Y. Korebima


Mulanya terasa asing,
namun sering kali bising dan tak lagi samar di alam bawah sadarku.

Ia bersemayam tanpa izin pada seisi anggota tubuh.

Bukan karena orang lain yang melihat,
tapi diri sendiri menatap raga diri bagai ranting penuh duri,
yang menyisakan kata benci tuk diri.

Kala itu ada untaian kata yang menyayat hati,
menyelami seisi kepala,
berani menyingkirkan sejuta ceria,
menikam asam lambung,
mengiris kalimat, menambah paragraf,
hingga melemparku ke dalam kegelapan tanpa secercah cahaya.

Pada akhirnya, hanya sebuah ayunan tua yang aku naiki dahulu.
Di kala diri terombang-ambing sendirian di tengah derasnya hujan yang mengguncang.

Tapi bukan berarti kisah itu tak berarti,
ia kemudian menjelma musim,
hingga tumbuh jadi pohon kokoh yang berdiri tegar,
yang bersinar di kala bercermin pada danau,
menari bersama ranting dan daun ditemani melodi indah kicauan burung pipit.

Sembari melantunkan tanda tanya,
mungkin inilah jawaban dari bait-bait doa yang tak henti kupanjatkan.

Nyatanya akar justru lebih lama lebih kuat,
bukan karena tak pernah berpapasan dengan batu tajam,
bukan pula karena ia ada di tempat subur,
tapi karena ia terus tumbuh.

Walau tak pernah dilihat,
dipandang sebelah mata oleh ramai orang,
Namun justru membuatnya belajar membaca cermin dari sisi berbeda.


Maumere, 19 Juli 2026