Barangkali yang Tumbuh Bukan Aku
Karya: M. Ibrahim AlkhalifiLuka datang tanpa mengetuk,
meninggalkan sunyi yang berbau hujan.
Kupungut serpih-serpih diri di sudut malam,
lalu kurangkai menjadi doa yang tak pernah padam.
Berkali-kali aku patah,
namun bumi menolak menguburkanku.
Ia menyuruh akar kesabaran merambat,
menembus gelap hingga menemukan cahaya.
Kini kutahu, bunga tak pernah lahir dari langit yang selalu cerah.
Ia mekar setelah tanah bersedia memeluk derita.
Begitu pula manusia—
yang menjadikannya utuh bukan hidup tanpa luka,
melainkan keberanian mengubah pedih menjadi pelita,
hingga setiap bekas jatuh menjelma jalan pulang menuju harapan.
Bandar Lampung, 24 Juli 2026