Cahaya dari Retakan
Karya: Lucita Regine LiviDi balik retak yang pernah menyapa langkah,
aku menemukan benih harapan yang setia.
Setiap air mata menjadi embun pagi,
menyuburkan keberanian yang dahulu tersembunyi.
Luka bukan akhir perjalanan,
melainkan guru yang mengajarkan keteguhan.
Dari setiap jatuh, lahir semangat baru,
dari setiap ragu, tumbuh keyakinan yang utuh.
Kini aku melangkah tanpa membenci masa lalu,
sebab setiap jejak telah membentuk diriku.
Seperti pohon yang menguat diterpa angin,
aku belajar berdiri dengan hati yang bening.
Tumbuh bukan karena hidup selalu mudah,
melainkan karena berani mengubah luka menjadi cahaya.
Medan, 20 Juli 2026