Tumbuh Dari Luka
Karya: ICY NAMIGI LUDJITumbuh dari Luka
Pernah kutitipkan musim
pada sepasang tangan yang kupikir tak akan melepaskan.
Namun waktu diam-diam mengajarkan,
bahwa yang paling teduh pun
dapat berubah menjadi badai.
Luka itu tak memilih pintu.
Ia datang,
menetap di ruang-ruang sunyi,
lalu mengajariku mengeja kehilangan
dengan bahasa yang tak pernah kupelajari.
Aku sempat mengira
segala yang patah akan selamanya menjadi puing.
Nyatanya,
retakan adalah jalan bagi cahaya
untuk menemukan tempatnya.
Kini aku tak lagi mengejar
jejak yang memilih menjauh.
Aku membiarkan kenangan menjadi angin,
dan merelakan namamu
berlabuh di pelabuhan yang lain.
Sebab aku mengerti,
luka bukan diciptakan untuk menghancurkan.
Ia adalah tanah tempat keberanian bertumbuh,
dan dari setiap air mata yang jatuh,
lahirlah seseorang
yang lebih kuat daripada kemarin.
Tepas, 20 Juli 2026