Tumbuh dari Luka, Menjadi Arah
Karya: I Made Adinda PranataTumbuh dari Luka, Menjadi Arah
Luka datang bukan sekadar membuat perih,
ia mengetuk sunyi agar aku mendengar.
Di titik runtuh, aku belajar:
bahwa retak tak selalu berarti habis
kadang itu jalan masuk cahaya.
Aku menahan gemetar,
lalu menyulap tangis menjadi tenaga.
Setiap malam yang memeluk gelap
mengajarkanku cara berdamai dengan luka,
tanpa menjadikannya tuan.
Kini aku tumbuh,
dengan bekas yang berubah jadi peta,
membawa namaku sendiri menuju esok.
Bukan untuk lupa,
tapi untuk menaklukkan
hingga luka akhirnya bertepuk tangan pada perubahan.
Denpasar, 14 Juli 2026