Ketika Luka Mengajariku Bertumbuh
Karya: Hana Hamidahtul fanaisahDulu, rumahku runtuh sebelum aku mengerti arti kehilangan.
Sekolah yang katanya taman ilmu berubah menjadi lorong ketakutan.
Tubuh kecilku dijadikan alasan untuk diejek,
uang sakuku dirampas sebelum sempat kubeli sepotong harapan.
Dorongan, cubitan, dan tawa mereka menorehkan luka
yang tak pernah tampak di permukaan.
Aku pernah bertanya kepada langit,
"Apa salahku hingga harus tumbuh bersama air mata?"
Namun waktu mengajarkanku bahwa luka bukan akhir perjalanan.
Aku memilih berdiri ketika dunia ingin melihatku jatuh.
Hari ini aku tidak lagi hidup sebagai anak yang takut,
melainkan seseorang yang belajar memaafkan tanpa melupakan.
Sebab dari luka yang paling dalam,
aku menemukan keberanian untuk terus tumbuh menjadi diriku sendiri.
Lamongan 15 juli 2026