Ambang Brugmansia
Karya: Fira Rekha AfridaSejerat kaki dikekang malam
Menutup paksa jejak yang kelam
Terapi sunyi kian mencekik
Semakin kutarik, semakin memekik
Pelepasan zat candu yang menggebu
Ambang lawang tak sempat ku tuju
Oh betapa malang nasib jiwaku,
tergeletak pasrah rintih merayu
Bak bunga brugmansia
Menggoda manis, tergantung rahasia
Jiwa-jiwa yang rapuh datang menyambut
Berlutut perlahan menyerahkan nyawa
Dari tanah tempatku gugur
Tumbuh duri yang tak pernah gemetar
Menolak harum yang membunuh
Siap tumbuh dan bermekar
Aceh, 25 Juli 2026