Maruta Meluruhkan Mimpi
Karya: Erfita SeptiyaniMaruta Meluruhkan Mimpi
Burung berkicau, terbang ke sana-kemari.
Aku menyusun balok kecil demi balok,
Setiap susunan adalah doa yang kupeluk erat.
Setiap separuh nyawaku menyusun balok,
Maruta datang bertubi-tubi menyerang susunan balokku.
Aku berharap suatu saat nanti balok akan berdiri tinggi,
Setinggi gaganumicu yang indah, menorehkan senyuman manis.
Kucoba berkali-kali menyusun balok.
Di suatu saat, balok hampir menyentuh gaganacumi.
Tetapi maruta menghancurkan istana yang hampir kelar,
Semua dari ujung ke ujung tak lagi megah.
Mencoba dengan berbagai cara,
Namun Tuhan tak lagi mendukung.
Berpikir untuk mencoba terakhir kali,
Maruta tetap mengguncang kencang.
Meski istana tak pernah sempat menyapa gaganacumi,
Doaku tetap terbang melampaui maruta.
Gunungkidul, 11 Juli 2026