Kesunyian yang Melahirkan Keberanian
Karya: Denis Wahyu SandhikaAku pernah jatuh, memeluk sunyi bersama serpihan mimpi yang patah. Dalam diam, aku bertanya mengapa luka begitu lama tinggal. Setiap air mata mengalir, seolah menghapus harapan yang pernah tumbuh. Namun, waktu mengajarkanku bahwa luka bukanlah akhir perjalanan. Dari setiap bekas, lahirlah keberanian. Dari setiap kegagalan, tumbuhlah keyakinan. Kini, aku tidak lagi takut menghadapi badai. Aku berdiri dan melangkah yang lebih tegap, dengan hati yang lebih kuat, dan tekad yang tak mudah runtuh. Aku adalah bukti bahwa luka bukan alasan untuk menyerah, melainkan pijakan untuk bangkit, dan menaklukkan masa depan dengan penuh keberanian.
Pekanbaru, 28 Juli 2026