Mekar di Tanah Retak
Karya: Defi qurratu ainiMekar di Tanah Retak
Pernah ada waktu di mana duniaku patah,
menjadi kepingan-kepingan di atas tanah yang merekah.
Tak ada air mata yang cukup untuk membasahi keringnya hati,
ketika mimpi-mimpi dipaksa gugur sebelum sempat berdiri.
Semua orang mengira ini adalah akhir dari cerita,
sebuah tempat mati di mana harapan enggan menyapa.
Namun, di kedalaman sunyi yang paling kelam,
ada sebutir benih yang menolak untuk ikut tenggelam.
Perlahan, akar-akar kecil mulai mencari celah,
menembus kerasnya ego, memeluk rasa lelah.
Luka-luka kemarin kini berubah menjadi jalan,
bagi kekuatan baru yang tak lagi kenal ketakutan.
Lihatlah hari ini, di atas tanah yang pernah hancur lebur,
sehelai kelopak hijau mulai tumbuh dengan subur.
Aku tidak lagi meratapi pecahan yang telah retak,
sebab justru di sanalah, keindahanku memutus batas dan merangkak.
Aceh, 10 juli 2026