Mekar Setelah Retak
Karya: BONDAN AYU MAHARANILuka tak selalu menghadirkan tangis,
kadang ia menjadi guru yang paling setia.
Di setiap retak, aku belajar menerima,
di setiap jatuh, aku menemukan langkah baru.
Dulu aku mengutuk hujan yang membasahi harapan,
kini kusadari, hujanlah yang menumbuhkan keberanian.
Bekas luka bukan lagi aib yang kusembunyikan,
melainkan peta perjalanan menuju diriku yang lebih kuat.
Aku memilih bangkit, meski perlahan.
Aku memilih percaya, meski pernah dikecewakan.
Karena bunga tak pernah bertanya mengapa tanahnya gelap;
ia hanya terus bertumbuh hingga mekar.
Begitu pula aku - lahir kembali dari luka,
menjadi harapan yang tak lagi mudah patah.
karanganyar, 28 juli 2026