Armila Afriani Rangkuti - Ketika sunyi menjadi teguran (OSN 3.7)

📅 28 Juli
Dibaca: Memuat...

Ketika sunyi menjadi teguran

Karya: Armila Afriani Rangkuti


Pernah kupikir luka adalah akhir,
tempat segala harapan kehilangan cahaya.
Setiap malam terasa panjang,
dan sunyi tumbuh lebih cepat daripada doa.

Aku berjalan menyusuri bayangan,
mengenali rapuh yang lama kusembunyikan.
Ternyata jatuh bukan tentang kalah,
melainkan cara hidup mengajarkan keteguhan.

Perlahan, waktu menyembuhkan retak di hatiku.
Air mata tak lagi menjadi tanda lemah,
melainkan mata air yang menyuburkan harapan.
Dari setiap kecewa, tumbuh keberanian;
dari setiap kehilangan, lahir penerimaan.

Kini aku memilih melangkah,
meski langkahku masih menyimpan bekas perih.
Sebab aku percaya,
tak ada luka yang sia-sia
selama hati tetap membuka ruang
bagi harapan, doa, dan cahaya.

Aku tumbuh, bukan karena hidup mudah,
melainkan karena aku tak lagi menyerah.


Medan, 27 juli 2026