Menyapa Kabut Pagi
Karya: Andrea Lusiana SianiparAku lupa pada warna mimpiku sendiri,
ia melebur bersama angin yang paling sunyi.
Hari-hariku berputar tanpa tanda tanya,
datang dan pergi, serupa warna abu-abu yang biasa.
Tak ada target yang memburu di dada,
tak ada rencana yang menuntut pembuktiannya.
Aku berjalan di atas lantai rutinitas yang dingin,
mengalir begitu saja, seperti ditiup angin.
Di dalam hampa yang mulai menyapa,
aku sadar ini bukan akhir dari segalanya.
Mungkin jiwaku hanya sedang meminta jeda,
beristirahat dari dunia yang selalu memaksa.
Tak apa jika hari ini arahnya belum pasti,
tak apa jika mimpi besar itu belum kembali.
Kini kuizinkan diri ini meniti langkah-langkah kecil,
menemukan arti dalam hal-hal yang mungil.
Aku tidak hilang, aku hanya sedang meraba jalan,
menanti kabut menipis, menyambut kepastian yang perlahan.
Cianjur, 11 Juli 2026