Dibaca: Memuat...
Kala Luka Menjadi Akar
Karya: ALVINA BIRRI LIULINNUHAMalam itu, sebuah bintang gugur tanpa sempat berpamitan.
Bukan langit yang kehilangan cahaya, melainkan aku yang kehilangan arah pulang.
Luka diam-diam menetap, mengisi sela-sela napas,
menumbuhkan sunyi di antara doa yang tak lagi berani kusebutkan.
Kukira waktu akan meluruhkan nyerinya.
Nyatanya, ia memilih tinggal menjadi bekas yang tak meminta dilupakan,
melainkan mengajarkanku mengenal rapuh tanpa harus membencinya.
Lalu kusadari:
tak ada bunga yang mekar tanpa terlebih dahulu memeluk tanah yang gelap.
Kupunguti serpihan harapan yang pernah memantulkan wajahku.
Tak kurakit menjadi seperti semula,
sebab setiap retak telah mengajariku bentuk yang baru.
Kini, bila bintang kembali gugur,
aku tak lagi menyambutnya dengan tangis,
melainkan dengan hati yang menemukan cahaya
justru dari luka yang pernah ingin kusembunyikan.
Trenggalek,27Juli2026