Jejak Dibalik Hujan
Karya: Aisya Arshavin AbsiJejak Dibalik Hujan
Dulu aku kembang yang tumbuh bahagia,
di bawah atap yang dulu terasa utuh.
Hingga bapak berhenti menebar rezeki,
dan kasih ibu berpaling ke jiwa lain.
Di usia tujuh tahun aku berpindah tempat,
tiga kali menyapa dunia yang asing.
Rumah dulu bukan tempat berlindung hati,
hanya dera dan luka yang terpendam dalam.
Aku perisai bagi adik-adikku tersayang,
lalu kami terpisah dalam waktu yang panjang.
Kini bertemu kembali meski tak sepenuhnya lengkap.
Kini aku hidup bersama ayah dan sanak baru,
meski bayang ketakutan masih menghampiri.
Namun aku akan melangkah tegap menuju cahaya,
menciptakan rumah yang tak pernah mengenal luka.
Lombok,13 Juli 2026