Melangitkan Doa Membumikan Suka Cita
Aku melangitkan doa seperti cahaya fajar
yang perlahan menyentuh ufuk harapan.
Dengan ΕraddhΔ, keyakinan yang tenang,
kutitipkan langkah pada langit
agar setiap perjalanan menemukan arah.
Impian mengalir seperti sungai kecil,
tidak tergesa menuju laut,
namun setia merawat proses.
Di sepanjang arusnya,
aku menemukan Δnanda,
bahagia yang tumbuh dari kesabaran.
Suka cita kubumikan seperti akar pohon,
menjaga hati agar tetap utuh dan hangat.
Dengan karuαΉΔ, kasih yang jujur,
aku belajar mencintai perjalanan,
hingga doa dan impian
bertemu pada waktu terbaiknya.
Kediri, 20 Januari 2026