MELUPAKANMU
Karya: Yunita Tri WulandariBagaikan sampah yang terpendam di dalam diri,
suara iblis yang terus-menerus merasuki.
Sumpah serapah dari mulut yang tidak tahu diri,
hasrat dendam kian menggerak dalam cinta yang telah mati.
Batin yang selama ini bersih teracuni penuh oleh bakteri benci.
Dendam timbul sebab pengecoh yang datang tanpa permisi,
bagaikan jailangkung yang datang tidak diundang dan pergi tanpa berpamitan,
meninggalkan bekas yang teramat dalam.
Dihancurkan oleh secercah harapan dan ekspektasi diri,
sangat perih bagaikan pisau yang menancap di ulu hati.
Jiwa yang mencoba berdamai dengan situasi
kembali menyimpan dendam teramat dalam.
Aku masih menyimpanmu di sudut ruang hatiku,
terus mencoba memaafkan ragamu yang telah menyakitiku.
Sesakit apa pun rasanya, aku terus menyangkal
bahwa kaulah pelakunya.
Bukan cintaku yang hilang, melainkan keinginanku
untuk bersamamu terhalang oleh pengkhianatan.
Tulungagung, 8 Juni 2023