Wahyu Hermawan - Lilin Malam (OSN 3.9)

📅 16 Oktober

 Lilin Malam

Karya: Wahyu Hermawan


Panas api yang menari di tangan memantulkan bayangan yang segelap malam namun terang di hati

Bunyinya suara malam saat ramainya tawa dan tangis namun yang kudengar hanyalah angin yang menghembus setiap helai rambutmu

Senggang waktu sebelum bulan tepat berada di atas kepala kita, lilin kita terus meleleh membawa pesan-pesan yang tak tersampaikan

Apa yang diucapkan oleh dirimu tak dapat tertulis dalam pikiranku namun hangatnya lilin mengingatkanku kepada kata manis yang kau ucapkan

Lelehan lilin itu tumpah di jari manisku dan membakar rasa manis menjadi sesuatu yang pahit kupeluk

Karena pada dasarnya lilin harus pergi dan menghilangkan setiap kata yang kau berikan

Sebagaimana diriku selalu meleleh ketika membayangkanmu di manisnya suasana malam itu

Perlahan demi perlahan aku harus melupakanmu dan aku akan pergi dari hangatnya lilin malam dan meninggalkan pesan dan hangat dirimu ketika bersamaku.


Kebumen, 15 Oktober 2026