Di Balik Potongan Pir
Karya: Silka HayatiBuah pir ini dulu tak ada istimewanya.
Tidak ada kisah yang menyapa di balik potongannya.
Hingga hari itu, kau mengubahnya
menjadi sebuah isyarat yang tidak pernah lekang dimakan oleh waktu.
Tak pernah kuduga,
sepotong pir mampu memanggilmu kembali
padahal ingatan tentangmu sudah lama kuhapus.
Jiwaku terperanjat,
liar menyebut namamu.
Jantungku berdebar
setiap pisau membelahnya.
Senyumku merekah, lalu pecah,
mengingat betapa indahnya kisah itu.
Kisahnya telah usai,
tapi kau masih tinggal
di balik setiap potongan pir.
Aceh, 3 Oktober 2026