Catatan yang tertinggal
Karya: Sayyidah firdaus nuzulaCatatan yang Tertinggal
Aku bertemu denganmu pada waktu yang sederhana,
namun hadirmu membuat dunia
yang biasa menjadi istimewa.
Awalnya kita berjalan pelan,
menyusun cerita dari percakapan kecil,
dari harapan yang diam-diam
tumbuh di dalam dada.
Kita pernah baik-baik saja,
pernah saling memilih
di antara kemungkinan.
Namun kemudian datang masalah,
gelombang besar yang membuat kita asing.
Ada hal-hal yang harus diselesaikan,
ada luka yang tak sempat dijelaskan,
ada jarak yang tercipta
meski kita masih berada di langit.
Setelah semuanya reda,
kita mencoba melanjutkan,
bukan seperti dulu,
hanya sebagai catatan biasa.
Lalu masalah itu datang lagi.
Kau menemukan seseorang
yang memberimu bahagia,
dan akhirnya kau memilih dia.
Kini kita masih punya catatan,
tetapi tak lagi punya cerita.
Aku rindu pada kita
yang dulu percaya
bahwa semua masalah
bisa dilewati bersama.
Aku ingin belajar melupakanmu.
Lamongan, 2 oktober 2026