Satria Ibnu Wardan - Terbelenggu (OSN 3.9)

📅 16 Oktober

 Terbelenggu

Karya: Satria Ibnu Wardan


Mencintaimu adalah bagian dari mimpiku,
memilikimu di sisiku adalah fantasi.
Aku telah meraih bintang,
mencoba menangkap matahari pagi.

Aku merindukanmu, lihatlah pengelihatanku,
aku melihatmu berjalan ke mataku.
Akankah aku pernah berada di sisimu?
Kumohon, cintaku.

Angin badai bertiup di malam hari,
kuharap aku tak akan pernah kehilangan pengelihatan.
Aku mencintaimu.
Percayalah, terang menyapa tuk segera,
semua upaya mulai temukan dunia.

Kelam ku merasa,
daya dan ingatan,
yang hilang dalam genggaman.

Oh, nestapa dunia yang memberikan nyata,
ku bersimpuh dalam lamunan doa.
Gemuruh merah di kepala,
melalumun dipeluk bayang-bayang.
Inginku berkitar bersamamu,
namun sempitnya pikiran memenjara.

Sampai kapan kau diam di kepala,
sedangkan dunia begitu luasnya?
Jangan mati membusuk di sana,
biarkan kakimu mengembara.

Rasakan getar sinarnya,
nikmati lembut hembusnya.
Selami tangis dan tawa,
menarilah bahagia.


Bandung, 15 Oktober 2026