Cangkir kopi dan ruang kosong
Karya: Rizqa MahdaniBayanganmu hadir di cangkir kopi yang mendingin
Di antara selipan bait buku yang belum usai ku baca
Menyusup pelan di antara helaan napas
Mengingatkan pada tawa yang kini berjarak
Bukan tentang berapa jauh kilometer terbentang
Tapi tentang ruang kosong yang kau tinggalkan
Yang membuat riuh kota terasa sepi
Detik jam berjalan seribu kali lebih lambat
Aku menyimpan rindu ini rapat-rapat
Bukan untuk meratapi waktu yang berjalan
Melainkan sebagai alasan yang terbaik
Untuk selalu merayakan hari saat kita kembali dipertemukan.
Medan, 2 oktober 2026