Resonansi Dilorong sekolah
Karya: Nur AnnisaDi lorong tempat waktu pernah berhenti,
Barisan bangku kayu masih menyimpan gema tawa kita
Hari ini aku berdiri di titik yang sama,
Mengeja bayang bayang yang perlahan memudar
Dulu, halamannya hanya seluas lapangan basket,
Namun perjuangan kita melampaui batas benua.
Kita membagi separuh roti dan segelas es teh manis,
Sambil menertawakan sesuatu yang belum kita tahu maknanya.
Kini,kita sudah merasakan bagaimana itu remaja
Merasakan bagaimana dunia semakin menguji
Kita berenang di gelombang perjuangan yang kita tuju
Mengejar mimpi yang selalu kita cerita kan pada alam
Rindu Sahabat bukan tentang ingin menarikmu kembali
Bukan pula meratapi jarak yang kian terbentang luas
Melainkan tentang rasa bangga pernah berjuang bersama
Dan sebuah doa hangat yang kukirimkan lewat udara lepas.
Mengharapkan dewasa nanti bisa berkumpul kembali
Menceritakan bagaimana perjalanan membawa kita kepada kesuksesan
Merasakan indahnya dewasa bersama sahabat seperjuangan
Gowa 30 September 2026