Ketika Jiwa Ikut Dikuburkan
Karya: Nikita Br GintingRiuh pelayat lambat laun menjadi sepi
Namun riuh di dadaku kian merajai
Hari ini, bumi membuka lengannya lebar-lebar
Menjemput tubuh Ayah yang tak lagi bergetar
Gundukan tanah merah itu berkalang bunga
Menghias rumah barumu yang sunyi tanpa suara
Orang-orang mengira hanya jasadmu yang terbaring kaku
Mereka tidak tahu, separuh nyawaku ikut membeku
Saat sekop terakhir meratakan permukaan bumi
Saat itu pula jiwaku runtuh, ikut terkubur mati
Napas yang tersisa di dada ini hanyalah pinjaman
Sebab sang nakhoda telah berlayar ke keabadian
Kini aku berjalan seperti bayang-bayang tanpa raga
Berbicara tanpa rasa, tertawa tanpa telaga
Ayah, mereka memakamkanmu di bawah kamboja yang gugur
Namun sejatinya, akulah yang ikut mati dan terkubur
Suka,2 Oktober 2026