Penunggu Rembulan
Karya: Jannatya Princessa LestariKini aku pecinta rembulan.
Penunggu setia kala gelap membalut langit,
mencari bayang-bayangmu yang tertinggal,
menemukanmu sekejap dalam mimpi yang singkat.
Dulu semesta rasanya milikku,
surga pun kalah jika bersamamu.
Tatkala dunia hanyalah fana,
dirimu pergi meninggalkanku,
menyisakan ingatan yang mulai sirna direnggut waktu.
Semua tentangmu,
bagai pasir di tepi pantai,
luruh hendak kugenggam,
diam pun tersapu ombak.
Setiap tarikan napasku,
bagai lonceng pengingat,
duka telah mendekapku erat.
Jiwaku pergi bersamamu,
meninggalkan raga yang termangu,
bersama rindu yang membelenggu.
Dulu hangatnya kasih membelaiku,
kini lara menyertaiku.
Tak sanggup aku membuka mata,
ketika kau tak lagi di dunia.
Rembulan pun menjadi saksi bisu,
rindu ini hanya untukmu.
Apalah aku, hanya manusia,
di hadapan karsa semesta.
Malang, 2 Oktober 2026