Rindu yang Kutitipkan pada Tuhan
Karya: Irhama Ananda SariMalam datang membawa hening
Nama yang sempat hilang,
kembali hadir membawa luka
Tak sadar setitik bening jatuh dari mata
Setahun lamanya, aku masih menanti kepulanganmu
Teduh tatapanmu masih kupeluk dalam rindu
Lembut tuturmu menghangatkan hati
Bayang wajahmu tak pernah benar-benar pergi
Semilir angin membelai wajahku dalam sunyi
Sesaat, aku tenggelam dalam lamunan
Mungkinkah Tuhan memberi kita waktu kembali,
untuk menuntaskan rindu yang belum usai?
Jika tanganku tak lagi mampu menjagamu
Biarlah Tuhan memelukmu dalam penjagaan-Nya
Namamu masih menetap di hatiku
Biarlah bahagiamu tumbuh, meski bukan bersamaku
Dolok Masihul, 2 Oktober 2025