Sampai aku tak lagi mengingatmu
Karya: Greselena MuntheNamamu pernah menjadi matahari
di langit kecilku,
menyalakan pagi dalam sunyi,
menghangatkan dingin yang tumbuh.
Kini senja menelan jejak langkahmu,
dan malam menjahit luka dengan benang waktu.
Kenangan menjelma hujan tanpa musim,
jatuh di jendela ingatan;
setiap tetes membawa aroma masa lalu,
setiap rintiknya mengetuk pintu kututup.
Namun waktu, pengembara tanpa wajah,
mengajarkanku bahwa kehilangan dapat menjadi jalan.
Akan kuhanyutkan namamu pada sungai hari,
biarkan angin menghapus bekas langkahmu.
Bukan karena kisah kita tak berharga,
melainkan karena hati harus belajar melepaskan.
Sebab cinta yang telah selesai
tak selalu untuk dikenang.
Suatu hari, ketika namamu disebut langit,
hatiku mungkin hanya diam, tanpa gemuruh.
Kau akan menjadi bintang yang pernah singgah,
indah, jauh, dan tak lagi ingin kuraih.
Sampai aku tak lagi mengingatmu,
aku akan berjalan menuju cahaya,
membawa damai, bukan kenangan.
Sumatra utara, 03 oktober 2026