Yang Tertinggal di Dapur
Karya: Firdayanti HuseinAdalah ruang yang biasanya diisi dengan tawa
Kepulan asap dari tungku memasak
Dan suara spatula ibu yang beradu riang
Memecah sunyinya pagi
Dentingan sendok mengaduk adonan
Lalu suara Bapak yang tak putus bertanya
"Selanjutnya apa?" ia memastikan pada Ibu
Keduanya kerap berdebat ringan
Disusul kekehan jenaka dari Bapak
Yang lekas mengaku kalah
Lalu meredam ego dalam pelukan Ibu
Momen yang kukira akan abadi
Ternyata tiba di tikungan perpisahan
Tawa memudar
Tangis tumpah
Dan aroma keduanya kian samar
Aku lupa
Mengabadikan remah keseharian itu
Kini, yang tertinggal hanya angan
Yang menjelma kenangan
Hanya bisa kurangkan dalam kesendirian
Makassar, 25 Oktober 2026