BAYZAKI ALMAHRI - Setelah Namamu Tak Lagi Pulang (OSN 3.9)

📅 02 Oktober

 Setelah Namamu Tak Lagi Pulang

Karya: BAYZAKI ALMAHRI


Dulu,
aku menyimpan namamu
di tempat yang paling sulit disentuh:
di antara doa-doa
yang tak pernah selesai kuucapkan.

Kukira kau akan tinggal.

Seperti hujan yang selalu kembali
ke tanah yang pernah basah,
seperti senja yang tak pernah lupa
menemui langit di penghujung hari.

Ternyata aku keliru.

Tidak semua yang datang
ditakdirkan untuk menetap.

Ada yang hanya singgah,
meninggalkan jejak di pintu hati,
lalu pergi
sebelum sempat kita bertanya,
“mengapa?”

Pernah,
aku mencari bayangmu
di keramaian.

Di antara wajah-wajah asing,
di jalan yang pernah kita lewati,
bahkan di lagu-lagu
yang dulu kita dengarkan bersama.

Konyol, ya?

Aku mencari seseorang
yang sebenarnya sudah pergi,
sementara diriku sendiri
masih tertinggal
di hari terakhir kita.

Lalu waktu mengajariku
sesuatu yang tidak pernah ingin kupelajari:

bahwa kehilangan
tidak selalu membutuhkan air mata.

Kadang ia hanya berupa
pagi yang terasa biasa,
malam yang tidak lagi panjang,
dan sebuah nama
yang perlahan kehilangan rumahnya
di dalam kepala.

Kini aku masih mengingatmu.

Tentu saja.

Aku tidak sedang berpura-pura lupa.

Aku hanya sudah berhenti
meminta kenangan
untuk mengembalikanmu.

Namamu mungkin masih ada
di salah satu sudut ingatanku,
tetapi tidak lagi menjadi alamat
yang ingin kutuju.

Dan jika suatu hari
kita berpapasan—

aku tidak akan bertanya
mengapa kau pergi.

Aku juga tidak akan bertanya
apakah kau pernah merindukanku.

Aku hanya akan tersenyum,
seperti seseorang
yang akhirnya menemukan jalan pulang
setelah tersesat terlalu lama.

Sebab kini aku tahu,

melupakanmu
bukan tentang menghapus namamu.

Melupakanmu
adalah ketika aku mampu menyebut namamu
tanpa berharap kau menoleh.

Ketika aku mampu mengingat
tanpa ingin mengulang.

Ketika aku mampu mencintai hidupku
tanpa menunggu kau kembali.

Dan pada hari itu—

aku tidak benar-benar kehilanganmu.

Aku hanya akhirnya menemukan diriku sendiri
di tempat yang dulu
habis-habisan kucari di dalam dirimu.


Gelumbang, 01 Oktober 2026