Anisa'ul Munawaroh - Pengusik Andal Pukul Sembilan Malam (OSN 3.9)

📅 02 Oktober

 Pengusik Andal Pukul Sembilan Malam

Karya: Anisa'ul Munawaroh


Titian kayu di atas pantai kususuri, membawa rindu yang belum terobati. Barangkali di sudut sana kutemukan sisa-sisa suaramu, namun yang terdengar hanya gemuruh riuh air laut di malam hari. Sayang, rindu ini tak berkesudahan. Sukmaku terus menggaungkan namamu; ingin sekali diobati dengan pertemuan.

Aku masih terus melangkah, ditemani lampu yang binarnya tak seindah sorotmu. Pohon tembakau yang selalu membuatku penasaran, kini kuacuhkan, sebab benakku ditenggelamkan bayangmu yang menawan. Ah, meresahkan!

Kangen Mas, mau ketemu Mas, nanti aku ajak Mas keliling Tanjung Tembaga dan berburu matahari tenggelam.

Pikirku tadi begitu, sebelum Patung Kuda Cipta Wilaha mengalihkan perhatianku. Baru kusadari di sepanjang perjalanan, wajahmu mengusikku. Kiranya ada kesempatan, berkenankah dirimu mengobati rindu yang merayap di pukul sembilan malam?


Probolinggo, 1 Oktober 2026