Aku Merindukanmu
Karya: Yulia WahyuniAku datang ke tempat barumu
Tempat yang sekarang begitu akrab dengan keberadaanmu.
Namun, kali ini semuanya terasa berbeda.
Tak ada lagi raut wajahmu yang menyambut,
tak ada lagi suara yang memenuhi suasana.
Jujur, aku rindu.
Aku rindu semua ocehanmu kepadaku
marahmu, nasihatmu,
bahkan ejekan-ejekan kecil
yang dulu sering membuatku kesal.
Dulu, aku menganggapmu
sebagai seseorang yang terlalu banyak bicara,
Seseorang yang selalu saja membuat keributan.
Bahkan terkadang,
aku berharap kau berhenti mengoceh kepadaku.
Namun, waktu ternyata mengajarkanku sesuatu.
Bahwa suara yang dulu ingin kuhentikan,
kini justru menjadi suara yang ingin kudengar kembali.
Keributan yang dulu terasa mengganggu,
kini menjadi kenangan yang paling kurindukan.
Maaf,
karena dulu aku tak pernah menyadari
betapa berharganya kehadiranmu.
Kini, aku datang ke tempatmu
hanya untuk menemukan kenyataan
bahwa kau sudah tidak ada di sana.
Dan yang tersisa hanyalah aku,
dengan kenangan tentangmu
dan sebuah rindu
yang tak tahu harus kusampaikan kepada siapa.
Ternyata,
kepergianmu membuatku mengerti
ada beberapa hal yang baru terasa berharga
setelah kita tidak lagi memilikinya.
Dan itu salah satunya adalah kamu.
Mandailing Natal, 9 September 2026