Di Persimpangan yang Sunyi
Karya: Yehezkiel Ahmad FirdausAku berdiri di persimpangan yang tak bernama,
Menatap jalan-jalan yang saling bertentangan arah.
Air mata jatuh bukan karena kehilangan,
Melainkan karena tak tahu ke mana harus melangkah.
Setiap orang berjalan dengan langkah yang pasti,
Sementara aku masih terpaku, ragu, dan sendiri.
Pertanyaan demi pertanyaan menghantam dalam diam,
Siapa aku, dan hendak menuju ke mana?
Tangis ini bukan tanda putus asa,
Melainkan gejolak jiwa yang sedang mencari makna.
Di antara kabut yang menyelimuti langkah kecil ini,
Aku percaya suatu hari nanti akan menemukan jalan sejati.
Biarkan air mata ini menjadi saksi,
Bahwa dalam kebingungan, aku tetap berani mencari.
Tasikmalaya, 10 September 2026