Septian Aprilia Ramadhan - Mata Air di Bawah Tanah (OSN 3.8)

📅 06 September

 Mata Air di Bawah Tanah

Karya: Septian Aprilia Ramadhan


Dalam lorong kehidupan,
jantung berdetak kencang,
menghadapi sungai yang terus menerjang.

Aku menuai aliran racun
yang menggenang di permukaan;
kuasa tak terbendung
terus meluap di atas jiwa.

Menimbun tubuhku
dengan titah-titah semu,
tanpa menyisakan ruang
bagi napasku untuk pulang.

Kusimpan gemuruh tangis
jauh di dasar dada,
hingga pada ujung jiwa—
telanjang, kudekap tanah.

Di kedalaman itu,
luka tumbuh tanpa suara;
menjadi sungai kecil
yang kehilangan muara,
mengendap di sela akar
dan gelap tanah.

Namun mata air itu
tetap berdiam di bawahnya;
mengalir tanpa suara,
tak tersentuh racun di permukaan.



Mojokerto, 05 September 2026