Air Mata di Ujung Kenangan
Karya: Rini, S.AP.Malam menyapa dalam duka
Hening kurasa melanda dunia
Derai air mata bagai tetesan embun
Jatuh perlahan tak tertimbun
Awan kepedihan menyelimuti dinding hati
Menembus beningnya sanubari
Mematahkan asa yang terasa hampa
Menghapus jejak lalu yang nyata
Irama jantung bagai alunan nada
Mengiringi tangis bergemuruh dalam dada
Menyayat hati yang pilu
Membungkam masa lalu
Serpihan kenangan kembali membayang
Membawa cerita yang sempat hilang
Menabur sepi di antara luka
Terpatri diam di ruang-ruang rasa
Malam itu tangisku bergema
Tangisku bersua
Tangisku saksi
Aku masih ada
Tasikmalaya, 14 September 2026