Berlayar Dengan Tawa
Karya: Puji Lestari AgustinaKala itu disepasang kursi panjang kita becanda
Tawa riuh mengisi ruang
Tanpa sadar waktu berputar cepat
Hingga kita terlambat masuk kelas
Guru dikelas dengan nada panjang
Kita berdiri dengan tawa yang tak tertahankan
Dari sekedar persinggahan
Kini menjadi pelabuhan
Barisan meja kayu itu tetap di sana
Menunggu canda yang tidak lagi singgah
Angin sorepun membawa bisik tawamu
Pada pelabuhan sepi tanpa nahkoda
Meja dan kursi menjadi saksi bisu
Bahwa kita pernah berlabuh disitu
Dengan berbekalkan tawa
Untuk berlayar ke tujuan yang tak sama
Dan kelak kita akan kembali
Menertawakan semua cerita
Yang dulu pernah menjadi pelabuhan bersama
Pati, 14 September 2026