Tawa Penyembuh di Persimpangan Jalan
Karya: Noor Sa'diyahDi persimpangan jalan ini,
banyak sudut-sudut jalan yang kulalui.
Kudengar sayup-sayup tawa angin,
tawa dedaunan yang beriringan berirama.
Kubentangkan pandangan ke segala penjuru arah.
Dengan penuh perasaan, kudengar sekali lagi,
bahwasanya tawa suara alam
lebih indah dibanding dengan tawa
seseorang yang mempesona.
Aku … dengan tawa yang tak seberapa,
hanya ingin menyapa senja dengan bahagia.
Dengan penuh semangat, aku mulai merasakan,
hidup itu sederhana.
Tawa yang menyembuhkan
adalah tawa yang ikhlas tanpa balas,
tanpa harus menghakimi semesta
yang terlihat.
Tanah Laut, 14 September 2026