Ni Luh Purnami Sari - Air Mata yang Menceritakan Luka (OSN 3.8)

📅 14 September

 Air Mata yang Menceritakan Luka

Karya: Ni Luh Purnami Sari


Andai waktu itu,
Inginku mengetahui tak berlebihan,
Rasa ingin memiliki tidak ambisius.

Masa yang menuntunku tersenyum,
Akhirnya menjadi alasan ku resah.
Tatkala cerita ini tak berpenghujung,
Aku tetap tegar dan tersenyum.

Yuta selama ini kubanggakan,
Abadi, tidak dengan masanya.
Nuansa terus saja kupikirkan,
Gundah rasanya tak menjadi nyata.

Memang, aku terlihat kuat,
Enggan meminta untuk dimengerti.
Nama yang selama ini ku percaya,
Cengar-cengir melihatku terjatuh.
Empati kalian, di mana?
Rasa peduli seakan tidak ada untukku.
Ingin ku menceritakan semuanya,
Tetapi kupikir, sia-sia tenagaku.
Awan hitam luruh menjadi rintik hujan,
Kabut tebal menyatu dengan kegelapan.
Aku menjadi diriku yang hari ini,
Namun, ku rindukan diriku yang terdahulu.

Lembayung senja melarutkan lamunan,
Untaian kepala terus berisik,
Kendali tak ku pungkiri hari ini,
Aksara kurangkai menjadi akhir cerita ini.



Bali, 14 September 2026