Pulang Yang Berbeda
Karya: Ni Luh Eka SeptianiDi balik tembok kokoh sebagai penghalang.
Diantara ribuan pasang mata.
Didalam malam yang panjang dan sunyi.
Iris gelap itu kembali kutemukan.
Binar yang teduh,
mengalahkan temaram rembulan.
Sepasang mataku terus mencari,
menjelajahi segala yang ada padamu.
Mencari senyuman yang dulu amat cemerlang,
lebih indah dari cahaya mentari pagi.
Mentari pagi kini menjelma senja.
Melabuhkan lembayung yang indah,
namun sekejap akan pergi.
Menyisakan malam yang sunyi,
berselimut pedih, beralaskan luka
Kutemukan malam itu di matamu.
Gerimis diam diam turun dipipiku,
karena aku tahu,
kita tak lagi pulang ke pagi yang sama.
Bali, 3 September 2026