Bertahan atau Pergi
Karya: Nazihah Nur Syifa'Kesedihan terus merayap di dada,
Mengelabui sunyi dalam jiwa.
Perbincangan sengit antara otak dengan hati,
Terus menunggu kemantapan jawabanku.
Pilihanku kini hanya dua,
Bertahan di kota sendiri,
Atau memilih pergi ke kota orang.
Hati merintih pelan,
Pikiran berantakan,
Mata yang mulai letih,
Perlahan, tangis mulai tampak.
Aku tak ingin meninggalkan kota kelahiranku,
Tapi nasibku sangat mengharapkanku untuk pergi,
Meninggalkan ribuan cerita yang tertanam,
Dan orang terdekat yang disayang.
Layaknya tanaman yang berbunga indah,
Ditinggalkan begitu saja tanpa disiram air,
Keindahannya mulai layu,
Silih berputar waktu.
Ayah, Ibu, merekalah energi bagi langkahku,
Untuk menjemput rezeki di seberang sana.
Ayah, doakan aku selalu, untuk menggantikan peranmu kemarin,
Inilah unjuk bakti yang bisa kuberikan untukmu.
Ibu, izinkan aku melangkah ke luar,
Restui tiap langkah yang kupijak, di mana pun aku mengabdi.
Banjarmasin, 13 September 2026